kaknzul.com

Naik level: Komite Sekolah Upgrade Diri Dengan Public Speaking


Hai Sobat Berdaya! Semoga tetap semangat menjalani rutinitas yang tanpa batas.


Pekan ini ada event apa nih yang sobat ikutin? Kalau Kaknzul nih ada sesi upgrading pengurus Komite sekolah. Duh, berasa banget ya fase-fase kehidupan itu akhirnya terus berputar.


Kalau dulu mainya sama mahasiswa, komunitasnya bareng anak kampus hijau. Sekarang bareng mama-mama wali murid RA Alam Jamur Denpasar.


Serunya, pengalaman di masa kuliah menjadi modal buat menjalani organisasi bareng mama-mama wali murid lainnya.


Nah, kali ini Kaknzul pengen cerita nih tentang pengalaman seru Komite sekolah upgrade diri dengan public speaking.


Komite Sekolah Upgrade Diri Dengan Public Speaking

Komite sekolah, pasti udah nggak asing lagi ya sobat. Zaman Kaknzul sekolah udah sering dengar tentang Komite sekolah, tapi tahu lebih detail baru sekarang ini hahaha.


Sebagai organisasi mandiri yang memiliki kerjasama dengan sekolah, tentunya memiiki peran penting dalam perjalanan pendidikan anak-anak. Menjembatani informasi antara wali murid dan sekolah, turut berpartisipasi mengambil sebuah kebijakan tentang program sekolah, menjadi fasilitator bagi wali murid lainnya dalam program upgrade pengetahuan dan skill, serta peran lainnya.


Kalau menurut Kaknzul nih, sebagian besar dari peran Komite sekolah menuntut para pengurus memiliki kecakapan dalam berkomunikasi. Sementara, banyak pengurus yang merasa kemampuan public speakingnya tak terasah. Untuk itulah Yayasan Jari Mungil Kreatif (Alam Jamur) Denpasar bersama Komite mengadakan upgrading bagi para pengurus, mulai jenjang PG-RA, MI hingga MTS.


Serunya, acara upgrading ini dilaksanakan oleh Komite dan untuk Komite. Jadi, panitia dan pesertanya adalah para wali murid pengurus di Komite PG-RA, MI hingga MTS Alam Jamur.


Kegiatan upgrading pengurus Komite ini dilaksanakan di lantai dua gedung PG-RA Alam Jamur dan dihadiri oleh seluruh pengurus komite PG-RA, MI & MTS.


Hadir dan turut membuka acara upgrading yaitu Yayasan Alam Jamur, Bunda Fitrisari Wulan Handayani SE, S.P aud.


Acara dimulai dengan sesi perkenalan masing-masing pengurus yang diwakilkan oleh setiap ketua komite.




Setelah sesi perkenalan, MC melanjutkan ke agenda inti yaitu materi oleh Bunda Agus Binti Psikolog.

Kenalan dengan Bunda Agus


Nama lengkap, Bunda Agus Khoiriyah S.PSI, M.SI, M.NLP. Psikolog. Buat sobat berdaya yang tinggal di Denpasar tentu sudah tidak asing ya dengan Bunda Agus. Owner Madania Center (Biro Psikologi dan Pusat Pendidikan Homeschooling TK/SD/SMP/SMA. Pusat Pengembangan Bakat)


Bunda Agus menyelesaikan study formal S1 Fakultas Psikologi di Univeritas Muhammadiyah Malang (1998). Lalu, lanjut Psikolog pada tahun 2002. Kemudian melanjutkan S2 Fakultas Psikologi di tahun 2017.


Selain menjalani pendidikan formal, Bunda Agus juga menjalani pendidikan informal sebagai berikut:

  • Sertifikat Hypnoteraphy 2010
  • Practioner NLP by Richard Bandler USA 2010
  • Master NLP by Richard Bandler USA 2010
  • Psychoterapy Unpad 2015
  • TRE 9Trauma Releasing Emotion) 2015
  • SEFT (Spiritual Emotion Freedom Technic ) 2017


Selain riwayat pendidikan yang menakjubkan, Bunda Agus Juga memiliki pengalaman kerja yang keren.

  • Kepala Sekolah TA/SD A Azhar Syifa Budi Bali 2001-2008
  • Penanggung jawab dan pembuat kurikulum yayasan peduli autis
  • Kepala Sekolah Berkebutuhan Khusus Pranyagama
  • Terapis Profesional ABA
  • Pembicara diberbagai sekolah, daerah, Taklim, Perusahaan, TVRI Bali & Tabloid Tokoh
  • Konsultan Pendidikan beberapa SDIT
  • Ketua Yayasa Anak Cerdas Mandiri (Bergerak pada bidang pendidikan dan sosial kemasyarakatan)
  • Riwayat Berorganisasi
  • FKPPI (Forum Komunikasi Putra Putri Abri)
  • PWA P2Tp2A Provinsi Bali

Public Speaking


Public speaking adalah sebuah seni berkomunikasi yang dilakukan secara lisan untuk menyampaikan ide, gagasan, pesan dan pendapat yang bertujuan menginformasikan, menghibur, mempengaruhi dan dilakukan didepan audiens dengan metode dan struktur tertentu.


Menurut Bunda Agus, berbicara seperti biasa dengan public speaking memiliki perbedaan.Jika berbicara seperti biasa dilakukan setiap saat dan spontan serta untuk kepentingan sendiri, maka public speaking waktunya ditentukan, memiliki tujuan dan perlu persiapan secara baik dalam melakukannya.


Persiapan yang perlu dilakukan seperti pemilihan dan penyajian topik, penggunaan bahasa yang tepat, pengunaan kata yang familiar, serta penggunaan bahasa yang mampu menghidupkan suasana.


Tak hanya itu, Bunda Agus juga menyebutkan, bahwa public speaking juga harus memperhatikan metode penyampaian yang akan digunakan saat tampil. Impromtu (Spontan, mengandalkan pengetahuan tanpa persiapan, Menggunakan naskah atau menghafal naskah. Dan yang terakhir Ekstemporer, yaitu dengan pointers pokok isi naskah.


Kemudian, Bunda Agus juga menjelaskan bahwa, dalam public speaking perlu memperhatikan intonasi berbicara. Tidak terburu-buru, dibeberapa titik pastinya memiliki intonasi yang berbeda karena perlu penekanan. Ada yang lebih kencang dan ada pula yang harus direndahkan.

Tips public speaking dari Bunda Agus

Menundukkan rasa takut

Tips yang satu ini pas banget buat Kaknzul yang suka takut terlebih dahulu sebelum mencoba. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menundukkan rasa takut yang muncul saat diminta berbicara didepan umum.

  • Berpikir positif

Menurut Bunda Agus, ketakutan yang sering kali muncul disebabkan oleh pikiran sendiri. “Takut mencoba karena takut salah, takut tidak memuaskan audience, takut mencoba sesuatu yang baru.Hingga akhirnya ketakutan itu menjadi sebuah tembok yang membatasi diri.

  • Tujuan Realistis

Tentukan tujuan yang realistis dalam berbicara di depan umum. Jika menjadi MC bertugas memandu jalannya acara, maka fokus pada tujuan itu dan tidak berpikir tentang jumlah peserta yang hadir. Tujuan ini pula yang akan memandu kita untuk tetap fokus pada apa yang dilakukan.

  • Latihan

Latihan ini bisa dilakukan bertahap dan sesuai dengan kemampuan. Bisa dilakukan dengan mengguakan naskah, kemudian beralih menjadi catatan kecil dan terakhir tanpa catatan dengan latihan konstan 2 menit.

Mengatasi Ketegangan

Rasanya ketegangan itu tidak hanya muncul ketika menjadi MC di sebuah acara besar, tapi bagi pemula ketegangan juga akan hadir saat berbicara di sebuah forum ketika menyampaikan pendapat. Bagi seorang pengurus komite perlu untuk mengolah ketegangan ini.

  • Kuncinya : Bukan menghindari, tetapi mengembangkan kesanggupan. Minum air putih sebelum pentas
  • Relaksasi

Nafas Panjang. Seru sekali, karena Bunda Agus melatih peserta untuk bernapas perut dan dada. Dan ini menjadi modal juga bagi seorang ibu.


Selain pemaparan materi, Bunda Agus juga mengajak peserta untuk berlatih, yaitu mencoba menjadi seorang MC. Beberapa peserta dipilih dan diminta untuk membuka sebuah acara secara langsung. Terakhir, setiap ketua komite diminta untuk membagi tugas dalam setiap program Komite sebagai sebuah latihan.


Bunda Agus juga membagikan kiat percaya diri kepada para pengurus komite Yayasan Alam Jamur.



Banyak insight yang Kaknzul temukan dari penjelasan Bunda Agus, tapi satu yang paling berkesan. Bahwa, segala sesuatu itu berawal dari apa yang kita pikirkan. Termasuk saat berorganisasi, ada tim yang tidak amanah atau ngeselin. Atau contoh lain, acara yang dilaksanakan tidak sesuai dengan ekspektasi. Yang sebenarnya membuat sulit dan semakin mempersulit diri adalah apa yang ada dipikiran. Kalau tips Bunda Agus, balik lagi pada tujuan realistis kita apa.


Nah, begitulah cerita keseruan Komite sekolah upgrade diri dengan public speaking di Yayasan Jari Mungil Kreatif (Alam Jamur) Denpasar. Semoga ada manfaat yang bisa sobat berdaya ambil ya. Sampai bertemu dicerita berikutnya.



3 comments

Terimakasih sudah berkunjung ^ ^ Untuk masukan dan saran bisa disampaikan via email nidazulkhaira93@gmailcom.
  1. Berbicara di depan umum ini menjadi suatu yang penting bagi siapa saya, ya, Mbak. Komite sekolah harus memilikinya karena akan berhubungan dengan banyak orang. Makasih infonya, Mbak.

    ReplyDelete
  2. Keren banget ya kak pemateri juga materinya. Emang public speaking penting banget sih. Banyak sekolah yang request topik ini buat seminar siswa/i nya.

    ReplyDelete